Rabu, 08 Agustus 2012

seperti ini memangnya cinta itu

bu, wang jajanku tak cukup beli terompah
nak, wang kertas udah habis bayar kontrakan
nengsih, mas kepingin beliinmu kalung emas
mas karyo, anak kita dan kebutuhan rumah tangga nomor satu
bu, tambalan seragamku lepas lagi
nak, jatah sekolah kepakai buat beli beras
nengsih, di kondangan mereka menutup hidung padamu
mas karyo, anggaran kupangkas untuk susu si mungil
bu,pak, tadi yang punya kontrakan marah-marah soal jemuran
nak, bu warsih memang begitu kalo bulan tua
nengsih, mereka butuh main ke monas
mas karyo, naik odong-odong saja mereka sudah bahagia
....................

ketika cinta bermuara di lautan janji,
saat itulah dua insan memadu kasih,
untuk seiya dan sekata,
untuk saling menghargai kekurangan,
untuk saling menangis dan tertawa,
dengan cinta itulah kehidupan dianggap tak susah.
maka, cinta seperti itu sekarang sudah susah diketemukan.
hanya dongeng-dongeng lah yang membuatnya ada.
tapi bukan disini.
bukan ditempat kita berpijak ini.
bukan dimana-mana.
karena cinta dan materi,
adalah pasangan yang tak bisa dipisahkan.
bahkan oleh sang waktu yang kejam sekalipun.

maka, kenangkanlah ini!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar