aku melihat perempuan dipojok meja kasir
wajahnya gelap
segelap hatiku yang dihancurkan waktu
di matanya ia mungkin bertanya
lalu kucoba terka apa yang ia tanya
mungkin begini :
hariku semrawut di meja antrian
tidur pendekku dicopet rupiah minim
sementara stok mie instant mulai redup
apakah mimpiku telah dicegat?
oleh apa yang kubelum kuketahui
lalu, kurogoh duit membayar jajanku
sambil padanya kusematkan kata :
" ucapkan salam pada kutang usangmu,
kamu adalah tipuan zaman, sodariku.
mimpimu tidaklah sirna.
karena, kutahu kau belum tidur "

Tidak ada komentar:
Posting Komentar